er

Selasa, 23 September 2014

Wujudul Hilal vs Imkanur Rukyat


Sebagai pemerhati perbedaan antara 2 metode penentuan bulan Hijriyah, izinkan saya sedikit menulis mengenai hal ini dalam bahasa yang lebih mudah dimengerti. Tangan ini tergerak untuk menulis karena banyaknya ketidak tahuan masyarakat pada umumnya yang cenderung mengedepankan semangat golongan ketimbang mencari tahu apa sebenarnya substansi perbedaan tersebut.

Hisab yang diusung Muhammadiyah adalah metode yang semata-mata mengandalkan perhitungan astronomi dalam menentukan bulan baru. Metode hisab ini di Muhammadiyah dinamai “Wujudul Hilal”. Kriterianya adalah:

1. Telah terjadinya ijtimak/konjungsi antara bumi, bulan dan matahari
2. Bulan tenggelam belakangan setelah matahari tenggelam pada petang itu.

Kekuatan dari metode ini adalah: Kemudahan dan kepastian. Karena dalam astronomi, semua pergerakan benda2 angkasa sudah bisa dipetakan dan dibuat rumus atau dibuat tabel untuk tahun2 ke depan.  Kelemahan dari metode ini adalah: membuang sama sekali faktor “rukyat” atau melihat bulan. Padahal di hadits2 shahih jelas sekali menerangkan faktor “keterlihatan” hilal.

Rukyat adalah metode menentukan bulan baru dengan pengamatan/observasi semata. Jikalau bulan tidak terlihat/terhalang, maka hitungan hari pada bulan tersebut digenapkan menjadi 30. Sebaliknya jika bulan kelihatan pada petang tersebut, maka keesokan harinya adalah tanggal 1.

Kekuatan metode ini: Sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh nash2 shahih, yaitu dengan me”rukyat” /melihat hilal. Kelemahan metode ini adalah: Ketidak pastian. Kita sebagai umat islam tentu menginginkan kalender hijriyah superior dari sistem penanggalan lainnya. Tetapi kalau tidak pasti, bagaimana kita bisa menonjolkan? Misalkan jika memesan tiket pesawat tanggal 30 Julhijah seminggu sebelumnya, tetapi sehari sebelum keberangkatan ternyata hasil rukyat menyatakan bulan julhijah tahun itu hanya 29 hari, kan berarti tiketnya hangus.

Makanya ada jalan tengah, yaitu:

Imkanur Rukyat adalah metode jalan tengah yang dimotori oleh pakar astronomi yang sudah muak dengan perbedaan hisab vs rukyat. Dalam metode imkanur rukyat ini, ada tambahan kriteria seperti minimal tinggi bulan sebelum dirukyat dan atau umur bulan sebelum dirukyat dan atau lengkung sudut bulan terhadap matahari sebelum dirukyat. Meskipun secara nominal belum ada kesepakatan misalkan berapa tinggi bulan sebelum dirukyat, tetapi ini merupakan kemajuan yang sangat berarti untuk menjembatani perbedaan hisab vs rukyat.

Kekuatan metode imkanur rukyat adalah: Kepastian dan pemenuhan faktor rukyat yang tertera di hadits2 shahih. Kepastian karena dengan menentukan minimal berapa derajat ketinggian bulan sebelum dirukyat, akan meminimalkan kesalahan prediksi apakah bulan akan terlihat atau tidak. Kelemahannya: boleh dibilang tidak ada. Karena ini adalah hasil musyawarah, menentukan secara nominal misalkan berapa ketinggian bulan yang disepakati sebelum dirukyat.

Pemerintah dan ormas2 Islam secara umum (kecuali Muhammadiyah) sudah bersepakat untuk mengedepankan metode imkanur rukyat, meskipun belum ada kesepahaman berapa nilai nominal dari tambahan kriteria rukyat tersebut. Pada umumnya ormas2 Islam mensyaratkan minimal 2 derajat sementara para ahli astronomi mengisyaratkan bulan sebenarnya tidak bakal terlihat jika masih di bawah 4 derajat di atas ufuk setelah matahari tenggelam. Sementara Muhammadiyah masih tetap bersikukuh dengan metode wujudul hilal yang murni penghitungan.

Mudah2an tulisan ini bisa memperjelas hal yang simpang siur dan membuat diskusi lebih mengedepankan substansi ketimbang semangat golongan.

------------------------------------------
Dikutib dari: Tikita's Blog

Senin, 19 Mei 2014

Kenari Merah Asli (Red Intensif)


Cara Membedakan Kenari Merah Asli dan Palsu
Harga kenari merah lokal (Red intensif/red factor) yang belakangan cukup melambung memicu para penjual nakal untuk berbuat kecurangan dengan membuat kenari merah palsu alias abal-abal. Berbagai cara dilakukan seperti pemandian kenari berulang-ulang dengan cairan berwarna merah untuk mendapatkan warna merah pekat, atau menggunakan bahan kimia berbahaya seperti pigment atau bogena yang merupakan zat pewarna, dimana cara penggunaannya dicampurkan pada makanan ketika kenari akan mabung sehingga warna merahnya lebih sulit untuk dikenali kepalsuannya. Untuk menghindari penipuan yang dilakukan penjual nakal, kita bisa melakukan pengecekan terlebih dahulu pada ciri fisik burung kenari dengan cara sebagai berikut:
  • Lakukan pengecekan pada bagian tangkai bulu dan juga bagian-bagian tertentu seperti paruh, kaki, apabila warna merahnya terlalu tajam dan cenderung luntur bisa dipastikan itu adalah hasil penyiraman dengan cairan pewarna merah.
  • Menunggu saat mabung merupakan salah satu cara untuk mengenali bahwa kenari itu merah asli atau merah palsu, namun proses mabung memerlukan waktu sehingga pembeli harus bersabar. Cara alternatif yang bisa dipilih adalah dengan mencabut bulu dada kenari beberapa helai, dalam waktu 2-3 minggu akan muncul bulu baru, dari situlah kita bisa mengetahui warna asli burung kenari merahnya.
  • Kenari merah yang asli rata-rata dijual dalam keadaan sudah memakai ring (bukti identitas peternak) sehingga dapat dipastikan keasliannya. Dan usahakan membeli kenari merah langsung dari penjual kenari bersertifikat atau terpercaya.


Tips Perawatan Kenari Merah
Ketika budidaya atau ternak kenari merah, tentu yang menjadi terget para peternak adalah menghasilkan warna merah yang benar-benar merah dan sehat. Memang segala yang dari alam pasti disediakan oleh alam. Untuk mendapatkan warna merah pada kenari merah super seperti red intensif bisa menggunakan pakan khusus kenari merah alami yang mengandung banyak beta carotene sebagai zat perangsang pigmen warna merah pada bulu kenari. Selain menggunakan cara perawatan intensif kenari pada umumnya, penambahan pakan yang mengandung beta carotene seperti pada buah dan sayuran yang berpigmen merah seperti pada berry, cabe, paprika merah, cherry, tomat, labu, ubi-ubian, wortel, dan brokoli. Buah dan sayuran tersebut dapat dicincang atau diparut langsung untuk dicampurkan pada pakan kenari, atau dengan cara dikeringkan terlebih dahulu untuk selanjutnya dicampurkan. 
Selain menggunakan pakan alami yang kaya akan beta carotene, bisa juga dengan mencampurnya dengan canthaxanthin yang merupakan zat pewarna yang biasanya digunakan untuk makanan. Di Inggris penggunaan canthaxanthin memang bisa dicampurkan untuk pakan ternak unggas. Tetapi bagaimanapun juga sumber beta carotene alami jauh lebih baik bagi kesehatan kenari merah. Untuk pengaplikasian canthaxanthin dapat dilakukan dengan mencampurkan dengan pakan atau minuman kenari terutama berikan saat perawatan kenari yang sedang mabung. Sementara untuk pakan alami juga diberikan saat kenari mabung, bahkan harus terus berlanjut setelah kenari selesai mabung agar warna merahnya dapat terus dipertahankan. 

Demikian sedikit informasi dari tim usahaternak mengenai tips memilih kenari merah asli dan cara perawatannya agar mendapatkan kenari merah idaman sobat ternak. Tetap waspada dan teliti dalam membeli kenari merah, karena modus jual beli kenari merah juga bermacam-macam semata-mata untuk mendapatkan keuntungan sesaat tanpa peduli kepuasan pembeli dan peternak kenari. Semoga tips dari kami bermanfaat, selamat berternak!   

Sabtu, 17 Mei 2014

Cara Perawatan Kenari Mabung


Pasti sahabat ternak ada yang saat ini sedang menggandrungi hobi maupun bisnis burung kenari merasa kurang nyaman dengan siklus yang satu ini. Banyak yang menyebutkan istilah mabung ini dengan mbrodol, ngurak, dan sebagainya tetapi intinya tetap sama, setiap burung kenari baik burung kenari import maupun lokal yang normal pasti melalui siklus ini. Selama mabung, kenari memerlukan banyak energi dan vitamin, terutama protein yang dibutuhkan minimal sejumlah seperempat dari total protein yang ada dalam tubuh untuk menghasilkan bulu baru yang baik. Tetapi dengan perawatan yang baik, proses mabung kedepannya akan berdampak baik bagi kenari sendiri. Penasaran? mari kita semakin mengenal lebih dekat mengenai ciri, perawatan, makanan, dan dampak dari kenari mabung. 

Ciri-ciri Kenari Mabung
  • Bulu kenari rontok (mbodol), ciri-ciri ini sangat terlihat jelas (tanda utama). Bulu-bulu pada proses mabung pertama biasanya adalah masa pergantian bulu dari bulu kecil menjadi bulu dewasa sebagai proses pendewasaan kenari. Biasanya bulu yang dikeluarkan pada saat mabung pertama akan lebih baik dari bulu kecil dengan syarat selama proses pergantian bulu asupan vitamin bisa terpenuhi dengan baik.
  • Kenari malas bunyi, ciri-ciri ini juga muncul saat proses kenari mabung. Jika peternak kenari jeli proses mabung ini adalah momen dimana kenari me-reset suara masteringnya kembali ke suara aslinya, disini adalah kesempatan peternak untuk mencoba mastering lagi dengan suara/lagu yang lebih baik agar bunyinya bisa lebih berkualitas. 

Cara Merawat Kenari Mabung
Cara perawatan kenari yang sedang mabung sebenarnya cukup mudah bila kita memahami apa saja yang harus dan tidak boleh dilakukan. Hanya ketelatenan dari peternak yang sangat dibutuhkan dalam perawatan kenari yang ganti bulu. Perawatan kenari harian yang terstruktur sangat diperlukan untuk melalui masa mabung kenari dengan sukses. Langkah dan struktur perawatan dan penyembuhan yang dapat ditempuh antara lain:
  • Pertama, pindahkan kenari yang sedang molting/mabung ke tempat yang lebih sepi dari keramaian atau lalu lalang orang dan binatang liar seperti kucing, anjing, atau binatang lain yang biasa mengancam ketenangan burung kenari. Dan penggunaan kerodong sangat dianjurkan dan kalau bisa lebih sering dikerodong sehingga suhu di dalam kurungan lebih stabil dan kenari bisa fokus menyelesaikan proses mabungnya.
  • Kedua, selama perawatan porsi makan kenari yang mabung harus ditambah, karena proses mabung sendiri memerlukan banyak sekali energi dan nutrisi. Semakin baik nutrisi yang didapat, pengaruh pada kenari setelah mabung semakin baik baik dari bulunya, fisik, maupun suaranya. Sangat dianjurkan menambahkan vitamin melalui buah dan sayuran segar. Atau dapat menggunakan multivitamin yang dicampurkan di dalam air minum atau pakannya.
  • Ketiga, jangan mandikan kenari yang mabung setiap hari, cukup seminggu sekali atau dua minggu sekali sesuai kebutuhan. Jangan lupa untuk menjemur kenari setiap pagi hari selama 30 menit, ingat jangan terlalu lama menjemur karena kenari juga membutuhkan kondisi sangkar yang lembab untuk proses mabung yang maksimal. Untuk menambah kelembaban bisa dilakukan penyemprotan pada sangkar tetapi jangan sampe terlalu basah karena bisa menyebabkan jamur.
  • Terakhir, jangan lupa berdoa agar proses mabungnya segera selesai dan tetap melatih suara kenari. Karena pada tahap molting kenari me-reset suaranya, sehingga kita perlu menginstall lagi dengan media bantu mp3, kaset, atau burung khusus mastering.  

Hal-hal yang Mempengaruhi Kenari Mabung
  • Umur burung sangat berpengaruh pada proses mabung, semakin tua proses mabung kenari semakin cepat karena kenari sudah adaptasi (berpengalaman) untuk mabung. Mabung sendiri bisa juga digunakan sebagai acuan kalau si kenari sudah mulai beranjak dewasa dan lebih siap kawin. 
  • Mabung juga bisa disebabkan faktor musiman, ada kalanya proses mabung itu terjadi serempak pada beberapa kenari. Seperti halnya wabah, bukan tidak mungkin proses mabung kenari terjadi bersama-sama sehingga para peternak harus selalu siap menghadapi wabah ini. 
  • Faktor alam juga mempengaruhi proses mabung pada burung, biasanya faktor cuaca dan suhu lingkungan juga ikut andil dalam proses ganti kulit burung kenari.  
  • Kenari mabung juga terjadi karena faktor hormon (birahi) yang mulai tidak stabil yang terjadi dalam siklus perkembangbiakan. Saat mabung atau mbrodoli burung kenari bisa saja dipengaruhi oleh hasrat kenari yang ingin kawin atau siap berkembang biak. kenari. 

Pakan Khusus Kenari Mabung
Anjuran pakan kenari mabung memang cukup variatif, asalkan bisa melengkapi kebutuhan energi, vitamin, dan mineral kami pikir sudah cukup untuk sukses mabung. Pakan anjuran yang bersifat wajib bisa menggunakan biji kecambah, telur rebus, atau tulang sotong. Untuk penggunaan pakan gunakan pakan sehari-hari hanya saja selipkan sedikit demi sedikit nutrisi ekstra bisa melalui buah dan sayuran segar, atau multivitamin yang dicampur di pakan atau air minum kenari.

Lama Waktu Kenari Mabung
Waktu rata-rata proses kenari mabung antara 4 minggu sampai dengan 7 minggu, jika kurang dari itu atau lebih dari itu maka bisa dikhawatirkan proses mabung kenari tidak tuntas, atau malah proses mabung terus menerus. Faktor seperti karakter bawaan burung kenari juga cukup berpengaruh pada lama tidaknya proses mabung. Maka dari itu untuk menghindari hal tersebut usahakan selalu cukupi kebutuhan nutrisi kenari agar terjadi proses mabung yang ideal. 


Dampak Kenari Mabung
Bukanlah penyesalan yang akan didapatkan jika proses mabung selesai dilalui, para peternak saatnya memetik hasil kerja kerasnya. Burung kenari akan nampak lebih fit dan lebih segar karena bulu yang dihasilkan lebih baik dari sebelumnya. Belum lagi, para peternak bisa menikmati hasil latihan mastering selama proses mabung. Tentunya kenari akan lebih siap untuk dikembangbiakkan atau mungkin siap jadi kenari bahan untuk dikonteskan. Pasti ada hikmah dibalik kerja keras dan berdoa.

Sekian tips ini semoga bermanfaat.

Kamis, 15 Mei 2014

Penyakit Burung Kenari dan Obatnya



Burung kenari termasuk hewan yang sangat rentan terhadap penyakit dan pengaruh lingkungan yang tidak bersahabat. Perbedaan cuaca panas dan dingin pada waktu siang dan malam han, kondisi sangkar yang kurang sehat, pemberian menu makanan yang kurang baik, semuanya dapat menyebabkan munculnya gangguan kesehatan bagi burung kenari.
Burung kenari yang sudah terserang penyakit umumnya sangat sulit untuk disembuhkan. Kalaupun dapat disembuhkan, burung kenari tersebut tatap harus mendapat perhatian khusus dalam waktu yang relatif lama. Jika kita menjumpai burung kenari terserang suatu penyakit sebaiknya segera dipisahkan dan kenari-kenari yang lain yang sehat agar tidak menular. Beriikut ini disajikan beberapa macam penyakit yang sering menyerang burung kenari.

Gangguan Pernapasan
Penyakit gangguan penapasan sering menyerang burung kenari, baik jantan maupun betina. Penyebab penyakit pemapasan adalah adanya infeksi sekunder pada saluran pemapasan oleh E. coli dan virus sejenis Mycoplasma gallisepticcum yang lebih terkenal dengan nama CRD (Chronic Respiratory Desease). Jika sudah kronis, penyakit ini sangat sukar disembuhkan dan biasanya lama kelamaan burung kenari yang teninfeksi penyakit ini akan mati. Penyakit pernapasan bersifat menular. Penularan penyakit mi dapat terjadi melalui kontak langsung antara kenari yang terinfeksi dari kenari. yang sehat. Misalnya, indukan yang terinfeksi penyakit dan menyuapi anaknya, maka anak-anak burung yang disuapi akan tertular oleh penyakit tersebut. Penularan penyakit pemapasan juga dapat terjadi melalui keturunan. Anakan kenari yang berasal dan indukan yang sudah terkena penyakit akan mewarisi penyakit yang dimiliki oleh induknya tersebut. Penularan penyakit pernapasan dapat juga terjadi melalui makanan, minuman, lingkungan kandang yang kurang bersih, dan makanan/minuman yang tercemar kotoran burung yang terinfeksi penyakit.

Gejala-gejala penyakit pernapasan yang tampak adalah burung sering bersin-bersin, pada malam hari yang cuacanya dingin pemapasannya ngorok, hidung lembab/basah berlendir, dan aktivitas atau gerak burung menurun. Tindakan preventif dan kuratif untuk mengatasi penyakit pemapasan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut. :
A . Burung kenari yang terinfeksi penyakit pernapasan segera diisolasi di kandang tersendiri dan diobati agar tidak menular kepada burung-burung kenari yang lain.
B . Sangkar, tempat makan, dan tempat minum selalu dikontrol dan semua kotoran yang terdapat di dalam sangkar ataupun di dalam wadah makanan/minuman selalu dibersihkan.
C . Makanan yang akan diberikan dicuci bersih dan dikeringkan untuk menghilangkan kemungkinan adanya residu pestisida pertanian yang membahayakan kesehatan burung.
D . Minuman yang kotor segera diganti dengan air yang bersih, segar, sehat, dan tidak mengandung bahan-bahan beracun yang membahayakan kesehatan burung. Air untuk minum direbus terlebih dahulu hingga mendidih untuk membunuh semua jenis bibit penyakit yang terdapat di dalamnya.

Berak Kapur
Penyakit berak kapur banyak menyerang beberapa jenis unggas. Penyakit mi dikenal juga dengan nama penyakit Salmonellosis atau Pullorum. Penyebab penyakit mi adalah Salmonella pullorum yang menyerang saluran pencernakan. Penyakit berak kapur bersifat menular. Tanda-tanda atau gejala serangan yang dapat dilihat adalah kotoran burung berbentuk cair dan berwarna putih seperti kapur, nafsu makan menurun, pada stadium tertentu burung mengalami kesulitan membuang kotoran. Jika diperhatikan, banyak kotoran berwarna putih melekat pada bulu di sekitar anus. Tanda lain burung kenari yang terserang penyakit berak kapur adalah muka pucat, bulu tidak teratur, sayap menggantung, dan burung tidak bergairah.

Pencegahan terhadap timbulnya penyakit berak kapur dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan sangkar, makanan, dan minuman. Setiap han sangkar dibersihkan dan segala kotoran, termasuk kotoran burung kenani itu send in. Gunakan desinfektan atau bioseptik untuk mencuci sangkar. Setiap dua han sekali, tempat pakan dan tempat minum dibersihkan. Sisa-sisa makanan dibersihkan dibuang agar tidak berjamur dan diganti dengan makanan yang barn. Demikian juga, air minum hams selalu diganti dengan air baru yang sudah direbus (matang), bersih, dan sehat (tidak mengandung bahan-bahan beracun yang berbaya).
Jika burung sudah teninfeksi penyakit berak kapur, burung tersebut hams segera dipisahkan burung dan bumng-bumng yang lain agar tidak menular. Burung yang sudah terinfeksi penyakit berak kapur diberi obat antibiotik seeara intensifsesuai dengan petunjuk yang ada. Penggunaan obat antibiotik tidak boleh sembarangan, sebab jika kita tidak tahu secara pasti justnu berakibat fatal.

Snot atau coryza
Penyakit snot atau coryza disebabkan oleh virus Hemophillus gallinarum. Penyakit ini menyerang sekitar bagian muka burung sehingga menyebabkan bengkak dan muncul benjolan berwama merah di sekitar hidung, mata, dan telinga. Cara penulanannya melalui perantaraan burung lain, udara, debu, makanan, dan minuman. Penularan penyakit mi juga dapat malalui keturunan. Tanda-tanda serangan penyakit snot atau coryza yang dapat dilihat adalah muka bengkak, hidung berlendir, sering bersin-bersin, sesak napas, dan nafsu makan turun. Jika tidak ditangani secara serius, lama kelamaan burung yang terserang penyakit mi akan mati.
Pencegahan terhadap serangan penyakit snot atau coryza dapat dilakukan dengan cara menjauhkan burung kenari yang terserang penyakit dan kelompok burung yang lain agar tidak menular. Di samping itu, sangkar tempat makan, dan minum harus selalu dibersihkan dan segala kotoran. Burung kenari yang terlanjur terserang penyakit snot atau coryza harus segera diberi obat yang sesuai.

Bubul
Penyakit bubul (bumble foot) adalahjenis penyakit yang sering menyerang hampir semua jenis burung. Penyebab penyakit bubul adalah bakteri Staphylo coccus. Bakteri mi menyerang permukaan kulit, terutama kulit telapak kaki. Faktor utama yang menyebabkan timbulnya penyakit bubul adalah kebersihan sangkar, khususnya tempat bertengger.
Tanda-tanda serangan penyakit bubul yang dapat dilihat adalah kaki membengkak, kuku memanjang, sisik kaki melebar atau merenggang. Jika serangan penyakit bubul mi dibiarkan, maka lama kelamaan infeksi penyakit tersebut akan melebar dan bertambah besar.
Pencegahan terhadap serangan penyakit bubul dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan sangkar dan tempat betengger burung.

Cacingan
Cacingan adalah jenis penyakit yang menyerang saluran pencemaan dan hati. Penyebab cacingan adalah cacing, yakni cacing tambang, cacing gilig, cacing pita, dan cacing hati. Tanda-tanda serangan penyakit cacingan yang dapat dilihat adalah burung kurang bergairah, lemah, nafsu makan berkurang, bulu tidak teratur, kotoran berbentuk cair, dan berat badan burung menurun.
Faktor utama yang menyebabkan munculnya penyakit cacingan adalah kondisi sangkar dan tempat makan/minum yang kotor. Pencegahan terhadap serangan penyakit cacingan dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan sangkar, tempat pakan, dan tempat minum. Oleh karena itu, sangkar, tempat pakan, dan tempat minum hams selalu dikontrol dan dibersihkan dan segala macam kotoran agar tidak menjadi sarang cacing.

Mencret
Penyakit mencret yang sering menyerang burung kenani ada dua macam, mencret yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang saluran pencemaan dan mencret yang disebabkan oleh keracunan makanan. Tanda-tanda penyakit mencret yang disebabkan oleh bekteri adalah kotoran berbentuk cair, berwama keruh, berbau busuk, aktivitas (gerak) burung menurun, dan burung tidak memiliki nafsu makan. Sedangkan tanda-tanda mencret yang disebabkan oleh keracunan makanan adalah kotoran berbentuk cair, berwama bening dan terdapat sedikit gumpalan, tidak begitu berbau busuk, nafsu makan masih tinggi, dan aktivitas burung masih cukup tinggi. Sayuran yang kotor (tidak dicuci) dan masih mengandung residu obat pembasmi serangga (pestisida) dapat meyebabkan keracunan bagi burung.
Penyakit mencret yang disebabkan oleh bekteri bersifat menular, sedangkan penyakit mencret yang disebabkan oleh keracunan makanan tidak menular. Penularan dapat melalui tempat makan, minuman, maupun kotoran burung yang menderita penyakit tersebut. Oleh karena itu, burung yang terserang penyakit mencret hams segera dikarantina agar tidak menular pada burung-burung yang lain.

Kutu Burung
Burung kenari juga sering diserang oleh kutu burung sehingga proses produksi dan penetasan telur yang dierami terganggu. Kutu burung yang menyerang kenari jantan akan mengakibatkan suara menjadi berkurang. Burung kenari yang terserang kutu burung menunjukkan tanda-tanda gelisah, sering menggigit-gigit bulu (Jw. didis), frekuensi suara berkurang, jika bulu burung disingkap akan tampak kutu-kutu yang bergerak di antara bulu. Jika tidak segera diobati, burung kenari yang terserang kutu burung lama kelamaan berat badan menjadi menurun, nafsu makan akan menurun, dan akhirnya mati.
Penyebab utama serangan kutu burung adalah kondisi sangkar yang kotor, lembab, berbau, dan burung jarang mandi. Pencegahan terhadap kutu burung dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan sangkar, menyediakan air yang cukup untuk mandi, dan burung sering dijemur.

Snot atau coryza
Penyakit snot atau coryza disebabkan oleh virus Hemophillus gallinarum. Penyakit ini menyerang sekitar bagian muka burung sehingga menyebabkan bengkak dan muncul benjolan berwama merah di sekitar hidung, mata, dan telinga. Cara penulanannya melalui perantaraan burung lain, udara, debu, makanan, dan minuman. Penularan penyakit mi juga dapat malalui keturunan. Tanda-tanda serangan penyakit snot atau coryza yang dapat dilihat adalah muka bengkak, hidung berlendir, sering bersin-bersin, sesak napas, dan nafsu makan turun. Jika tidak ditangani secara serius, lama kelamaan burung yang terserang penyakit mi akan mati.
Pencegahan terhadap serangan penyakit snot atau coryza dapat dilakukan dengan cara menjauhkan burung kenari yang terserang penyakit dan kelompok burung yang lain agar tidak menular. Di samping itu, sangkar tempat makan, dan minum harus selalu dibersihkan dan segala kotoran. Burung kenari yang terlanjur terserang penyakit snot atau coryza harus segera diberi obat yang sesuai.

Bubul
Penyakit bubul (bumble foot) adalahjenis penyakit yang sering menyerang hampir semua jenis burung. Penyebab penyakit bubul adalah bakteri Staphylo coccus. Bakteri mi menyerang permukaan kulit, terutama kulit telapak kaki. Faktor utama yang menyebabkan timbulnya penyakit bubul adalah kebersihan sangkar, khususnya tempat bertengger.
Tanda-tanda serangan penyakit bubul yang dapat dilihat adalah kaki membengkak, kuku memanjang, sisik kaki melebar atau merenggang. Jika serangan penyakit bubul mi dibiarkan, maka lama kelamaan infeksi penyakit tersebut akan melebar dan bertambah besar.
Pencegahan terhadap serangan penyakit bubul dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan sangkar dan tempat betengger burung.

Cacingan
Cacingan adalah jenis penyakit yang menyerang saluran pencemaan dan hati. Penyebab cacingan adalah cacing, yakni cacing tambang, cacing gilig, cacing pita, dan cacing hati. Tanda-tanda serangan penyakit cacingan yang dapat dilihat adalah burung kurang bergairah, lemah, nafsu makan berkurang, bulu tidak teratur, kotoran berbentuk cair, dan berat badan burung menurun.
Faktor utama yang menyebabkan munculnya penyakit cacingan adalah kondisi sangkar dan tempat makan/minum yang kotor. Pencegahan terhadap serangan penyakit cacingan dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan sangkar, tempat pakan, dan tempat minum. Oleh karena itu, sangkar, tempat pakan, dan tempat minum hams selalu dikontrol dan dibersihkan dan segala macam kotoran agar tidak menjadi sarang cacing.

Mencret
Penyakit mencret yang sering menyerang burung kenani ada dua macam, mencret yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang saluran pencemaan dan mencret yang disebabkan oleh keracunan makanan. Tanda-tanda penyakit mencret yang disebabkan oleh bekteri adalah kotoran berbentuk cair, berwama keruh, berbau busuk, aktivitas (gerak) burung menurun, dan burung tidak memiliki nafsu makan. Sedangkan tanda-tanda mencret yang disebabkan oleh keracunan makanan adalah kotoran berbentuk cair, berwama bening dan terdapat sedikit gumpalan, tidak begitu berbau busuk, nafsu makan masih tinggi, dan aktivitas burung masih cukup tinggi. Sayuran yang kotor (tidak dicuci) dan masih mengandung residu obat pembasmi serangga (pestisida) dapat meyebabkan keracunan bagi burung.
Penyakit mencret yang disebabkan oleh bekteri bersifat menular, sedangkan penyakit mencret yang disebabkan oleh keracunan makanan tidak menular. Penularan dapat melalui tempat makan, minuman, maupun kotoran burung yang menderita penyakit tersebut. Oleh karena itu, burung yang terserang penyakit mencret hams segera dikarantina agar tidak menular pada burung-burung yang lain.

Kutu Burung
Burung kenari juga sering diserang oleh kutu burung sehingga proses produksi dan penetasan telur yang dierami terganggu. Kutu burung yang menyerang kenari jantan akan mengakibatkan suara menjadi berkurang. Burung kenari yang terserang kutu burung menunjukkan tanda-tanda gelisah, sering menggigit-gigit bulu (Jw. didis), frekuensi suara berkurang, jika bulu burung disingkap akan tampak kutu-kutu yang bergerak di antara bulu. Jika tidak segera diobati, burung kenari yang terserang kutu burung lama kelamaan berat badan menjadi menurun, nafsu makan akan menurun, dan akhirnya mati.
Penyebab utama serangan kutu burung adalah kondisi sangkar yang kotor, lembab, berbau, dan burung jarang mandi. Pencegahan terhadap kutu burung dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan sangkar, menyediakan air yang cukup untuk mandi, dan burung sering dijemur.

Obat-obatan
Pengetahuan tentang jenis-jenis obat untuk unggas, khususnya untuk burung kenani, penlu juga dimiliki oleh para petemak kenari. Umumnya, obat-obatan yang perlu disediakan adalah jenis obat yang biasa digunakan untuk unggas, khususnya ayam. Berikut mi disajikan beberapa jenis obat yang umumnya sering digunakan oleh para petemak ungas, termasuk burung dan ayam. Macam Obat,Macam-macam obat yang sering digunakan untuk pengobatan unggas, termasuk burung kenari adalah sebagai berikut.:

Sulfamix
Sulfamix adalah sejenis obat antibiotik yang diproduksi oleh Medion Bandung dan telah banyak dijual di toko-toko unggas (poultry). Obat mi memiliki komposisi kandungan Sulfadimethyl Pyrimididine 750 mg dan Methyl Parasept 6 mg setiap sendok teh. Obat mi dapat digunakan untuk mengobati Coccidiosis (penyakit berak darah), Pullorum (berak kapur), Coryza (snot, pilek, muka bengkak), berak hijau (Acute kolera), dan CRD (batuk, ngorok). Aturan pakai dan dosis penggunaannya dapat dilihat pada kemasan obat tersebut.

Tetra-Chlor
Tetra-Chlor merupakan obat antibiotik berbentuk kapsul dan berwama merah yang diproduksi oleh Medion Bandung. Obat mi mengandung Tetracyclin He!, Erythromyein base, Vitamin B1, B2, B12’ vitamin C, Potassium Chloride, dan Sodium Sulfate. Obat antibiotik yang mengandung vitamin dan mineral mi dapat digunakan untuk mengobati penyakit Pullorum (berak kapur), Coryza (snot, pilek,muka bengkak), Fowl cholera (berak hijau), dan CRD (batuk, ngorok). Aturan pakai dan dosis penggunaannya dapat dilihat pada kemasan obat tersebut.

Baytrill
Baytril 5% diproduksi oleh Bayer dan dapat digunakan untuk pengobatan dan peneegahan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram positif dan negatif serta mycoplasma. Obat mi berbentuk cair (drop) dan setiap mililiternya mengandung enrofloxacin 5 mg. Aturan pakai dan dosis penggunaannya dapat di!ihat pada kemasan obat tersebut.

Mycocoli
Mycocoli berupa larutan anti-bakteri spektrum luas (Enrofioxacine) yang dapat digunakan untuk membasmi hampir semua infeksi bakteri gram positif, gram negatif, dan Mycoplasma sp. Qbat mi diproduksi oleh Divasa Farmavic, Spanyol, dalam bentuk cair (drop). Obat mi mengandung Acid I -ciclopropil-7-6-fluor, I ,4-dehidro-4-oxo-3quinolincar boxilic 100 mg, dan Exipient q.s.f. 1 ml. Qbat mi dapat menyembuhkan penyakit Mycoplasmosis (nafas berbunyi, ngorok), Collibacillosis (diare), Salmonellosis (berak kapur), Infectious corvza (kepala bengkak, hidung berlendir), fowl cholera (berak hijau), Staphylococcus sp, Glostridiosis, dan Pseudomoniasis. Aturan pakai dan dosis penggunaannya dapat dilihat pada kemasan obat tersebut.

Pesona
Pesona adalah biosidal total dengan formula yang memiliki kekuatan ganda untuk membasmi mikroorganisme dan melindungi burung dan serangan penyakit. Obat ini berbentuk cairan yang diproduksi di Banyurejo dan dapat digunakan untuk membasmi kutu burung dengan cara dicampur pada air mandi. Di samping itu, obat mi juga berguna untuk memperindah bulu burung. Aturan pakai dan dosis penggunaannya dapat dilihat pada kemasan obat tersebut.

Vitamin
Vitamin sangat dibutuhkan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan burung. Pemberian vitamin pada burung kenari dapat dilakukan setiap han. Kita tidak perlu khawatirjika kelebihan dosis vitamin di dalam tubuh, sebab sisa vitamin yang tidak dimanfaatkan oleh tubuh burung akan terbuang melalui kotoran burung. Vitamin, selain berguna meningkatkan daya tahan tubuh, dapat meningkatkan vitalitas dan produktivitas burung. Beberapa macam vitamin yang dapat dibenikan pada burung kenari adalah vitamin A, B-kompleks, C, D, dan E. Ada beberapa jenis vitamin dalam produk kemasan yang khusus untuk konsumsi burung yang dapat dimanfaatkan, antara lain Vetamix, Amino-Vital Solution, Terafit, Vitachick, dan Enervon-C.

Cara Penyajian
Obat-obatan di atas umumnya dapat digunakan untuk menghadapi kasus-kasus yang berhubungan dengan penyakit yang sering menyerang burung kenari. Penyajian obat-obatan untuk burung kenari dapat dilakukan dengan cara dicampur dalam air minum atau dengan cara diminumkan secara Iangsung dengan perantaraan pipet atau kapas.
Kenari yang terserang penyakit dan akan diberi obat terlebih dahulu dijemur pada sinar matahani kurang lebih satu jam. Pada saat dijemur, kenari tidak diberi minuman. Siapkan obat yang akan diberikan pada tempat minum. Setelah dijemur, kenari dipindahkan ke tempat yang sejuk, kemudian minuman yang telah dicampur obat dimasukkan ke dalam sangkar. Burung kenari yang haus akan segera minum air yang telah dicampur obat tersebut. Jika obat yang telah dicampur dalam air minum tersebut tidak diminum, ambilah sepotong kapas laIu celupkan ke dalam air minum yang mengandung obat. Pegang kenari yang akan diobati, kemudian tempelkan kapas tersebut ke paruh kenari. Burung kenari akan mengisap cairan tersebut untuk diminum. Sisa minuman yang mengandung obat dapat diletakkan di dalam sangkar agar diminum oleh burung kenari tersebut jika merasa haus. Minuman burung yang telah dicampur obatjangan dijemur karena khasiat obat tersebut akan hilang.